Selasa, 31 Januari 2017

IKHTISAR KEGIATAN LANSIA KADIPIRO 2016

Tahun 2016 adalah tahun ke 9 Lansia Kadipiro berkiprah, dan berikut adalah aneka kegiatan yang dilakukan dalam tahun tersebut dengan tetap mengacu pada Misi yang tertuang dalam Anggaran Dasar Paguyuban Lansia Kadipiro.

Posyandu Lansia
Posyandu Lansia diselenggarakan sebagaimana dilakukan tahun-tahun sebelumnya, dengan penyempurnaan acara  kegiatan posyandu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Mars Lansia dan Senam Tangan. Jumlah pengunjung posyandu nampak semakin meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, yaitu pada kisaran 35 orang.
Pemeriksaan tensi
Dari data yang dihimpun, kasus Hypertensi masih mendominasi dengan urutan berikutnya adalah kasus Berat Badan berlebih. Tercatat sekitar 69% para lansia mengalami hypertensi, dibanding yang normal sekitar 28%, dan hanya 3% penyandang tekanan darah rendah. Dari kasus hypertensi ini, 48% penderitanya dari golongan Risti, 48% golongan Lansia dan sisanya 8% terjadi di golongan Pra Lansia. Sementara itu untuk kasus berat badan tercatat 13% para pengunjung yang mengalami kelebihan berat badan (obesitas), dan hanya 6% mengalami kekurangan berat badan, sedang sisanya 81% berberat badan normal.

Peringatan ulang tahun ke 9
Potong tumpeng ulang tahun
Berbicara tentang ulang tahun, satu hal tak dapat dilupakan, yaitu peran Ibu Parmiati (yang dalam profesi sehari-harinya memang seorang Bidan di Puskesmas Mungkid), yang telah membidani lahirnya Lansia Kadipiro tahun 2007 lalu.  Menapaki tahun ke 10, peringatan ulang tahun ke 9 diawali serangkaian lomba, antara lain lomba: Membuat Lotek, Dakon, Mengisi TTS, Mengenakan Jilbab,  Kipas Balon,  Menangkap Belut, Senam Tangan dan Mars Lansia. Lomba ini diselenggarakan dengan harapan dapat  memberikan penyegaran bagi para lansia disela kesibukan sehari-hari, agar pikiran menjadi lebih fresh, riang gembira. Khusus untuk lomba mengisi TTS, dimaksudkan agar para lansia tetap didorong untuk tetap berfikir jernih, cermat dan teliti demi menjaga agar para lansia tidak cepat didera kepikunan, sedangkan lomba mengenakan jilbab selain berhubungan dengan ketauchidan (khusus bagi lansia muslimah) juga agar para lansia tetap memelihara kebiasaan untuk  mematut diri walaupun usia mereka sudah menjelang senja.

Peringatan hari Kemerdekaan RI
Memperingati ulang tahun kemerdekaan RI tidak lengkap rasanya kalau tidak diisi dengan kegiatan lomba. Meskipun tidak spektakuler seperti panjat pinang,  kegiatan perayaan ulang tahun ke 71 Kemerdekaan Republik Indonesia, untuk pertama kalinya diselenggarakan lomba Cerdas Cermat beregu. Sambutan dari para lansia untuk mengikuti lomba ini ternyata cukup baik dengan berbagai komentar tentang sulitnya soal-soal yang ada. Pemenang lomba didominasi oleh para mantan guru/pendidik.

Pembagian seragam baru
Seragam baru
Sesusai dengan kemampuan keuangan, dibagikan seragam baru kepada para lansia sebagai pendamping seragam lama, dengan tujuan agar ada alternatif dalam pemakaian seragam untuk berbagai jenis kegiatan yang berbeda. Pembagian hanya dalam bentuk bahan seragam sementara ongkos jahit ditanggung oleh para anggota  sendiri.

Senam dan jalan santai
Senam dan jalan santai merupakan kegiatan baru yang mulai dilakukan tahun 2016 sebagai realisasi salah satu misi yang tercantum dalam Anggaran Dasar. Sebenarnya kegiatan Jalan Santai sudah pernah dilaksanakan beberapa tahun yang lalu, namun dengan perkembangan pembangunan jalan raya Yogya-Magelang yang berakibat padat dan cepatnya lalu lintas maka kegiatan dihentikan. Dengan beberapa pertimbangan kegiatan ini diaktifkan kembali tahun 2016 dengan pemilihan rute yang sedikit mungkin bersinggungan dengan jalan raya.
Ayo semangat eyang.........
Untuk kegiatan senam, dipilih Senam Bugar Lansia yang resmi dicanangkan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga, yang memang dirancang untuk para lansia. Kegiatan senam ini dibawah instruktur
IbuYuni, instruktur
Ibu Yuni dari Dusun Jetak yang memang berprofesi sebagai pelatih senam profesional. Pelaksanaan senam maupun jalan santai dilakukan 2 minggu sekali secara berselingan, dengan peserta sekitar 25-30 orang. Kedua kegiatan ini, selain diikuti oleh para lansia, juga terbuka bagi anggota masyarakat lain di dusun Kadipiro yang non-lansia.

Masuknya anggota baru
Drs. Sukotjo dan Muh Sudal, SPd
Awal tahun ditandai dengan masuknya 2 orang anggota baru, dan keduanya adalah PNS yang telah menjalani masa pensiun. Disamping masuknya anggota baru juga kembalinya 3 orang anggota lama yang telah sekian lama absen dari kegiatan posyandu lansia dan aktivitas lainnya, karena berbagai alasan. Kehadiran mereka berlima menambah jumlah lansia yang hadir dalam setiap kegiatan lansia Kadipiro.


Pengajian
Kegiatan ini tetap diselenggarakan 3 bulan sekali, dan setelah beberapa tahun diasuh oleh ustadz Ismail Mujiono, SPd kali ini dalam rangka penyegaran diundang  ustadz Soliqin, SAg. Beliau adalah seorang ustadz muda yang tergolong mumpuni dengan penyampaian tausyah dengan gaya yang agak berbeda dibanding ustadz-ustadz sebelumnya, sehingga dalam tampilan perdananya mendapatkan apresiasi yang cukup tinggi dari para jamaah peserta pengajian.
Ustadz Soliqin, SAg
Kegiatan sehari-hari Ustadz Soliqin,SAg selain seorang pendidik juga seorang pembimbing ibadah haji yang tiap 2 tahun sekali mengantar dan membimbing para jamaah calon haji yang bernaung dibawah KBIH Uswatun Hasanah, yang berkantor di Potrobangsan IV Magelang. Disamping itu beliau juga memiliki ilmu yang mumpuni dalam urusan pemulasaraan jenazah, dan bahkan dalam bulan Pebruari 2017 akan diundang untuk program pelatihan bagi masyarakat Dusun Kadipiro.

Ceramah seputar penyakit kanker
Kanker termasuk ranking atas dalam penyebab kematian manusia dan karenanya bekerjassama dengan YPKI (Yayasan Peduli Kanker Indonesia) diselenggarakan ceramah dan sosialisasi kesehatan yang berhubungan dengan penyakit kanker, baik dari segi pengobatan dan terutama dalam hal pencegahan secara dini.

Penyuluhan tentang Kamtibmas
Kapolsek Mungkid AKP Drs. Margito
Sebagai bagian dari warga masyarakat sudah seharusnya para lansia ikut peduli dengan masalah-masalah kamtibmas. Dengan mengundang Kapolsek Mungkid AKP Drs. Margito, diselenggarakan penyuluhan dengan tema kepedulian warga terhadap kamtibmas khususnya di sekitar Mungkid, dan di Indonesia pada umumnya. Banyak hal yang harus diwaspadai terhadap masalah kamtibmas, dan hal terpenting yang harus dilakukan adalah kepedulian terhadap apa yang terjadi di lingkungan paling dekat, yaitu keluarga, anak-anak, cucu-cucu.
Sementara itu yang memerlukan kewaspadaan extra adalah kenyataan bahwa kejahatan dalam bentuk penyalahgunaan narkoba  sudah mulai melanda dunia anak-anak di tingkat sekolah dasar, sementara kewaspadaan lain yang perlu adalah bahaya atau pengaruh buruk dari adanya pemakaian gadget dikalangan anak-anak dengan konten-konten yang tidak sesuai dengan tingkat usia mereka.

Bingkisan Lebaran
Atas sumbangan dari donatur, pada tahun 2016 ini dibagikan bingkisan lebaran kepada semua anggota dan Pengurus. Bingkisan berbentuk sembako yang dirasa bermanfaat dan dibutuhkan oleh para lansia menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pembagian bingkisan ini merupakan pengganti acara Buka Bersama yang pernah  diselengarakan pada tahun sebelumnya oleh donatur yang sama.

Kepengurusan
Demi menjaga kelancaran tugas-tugas kepengurusan, dalam bulan Maret 2016 dilakukan perubahan kepengurusan dengan tidak aktifnya Ibu Nawang Aji Anantari yang tidak lagi berdomisili di dusun Kadipiro dan berpindah domisili baru yaitu di Klaten. Posisinya selaku Pembantu Umum digantikan oleh Ibu Siti Partini.

Akreditisasi Puskesmas Mungkid
Jemingin Pamungkas, surveyor
Menutup kegiatan tahun 2016 adalah dikunjunginya Posyandu Lansia Dusun Kadipiro oleh team surveyor Akreditasi Puskesmas Mungkid dari Kementrian Kesehatan Jakarta. Alhamdulillah penilaian positif dengan predikat baik sekali diberikan oleh surveyor Bp. Jemingin Pamungkas, dan oleh karenanya mudah-mudahan penilaian positif ini ikut mendongkrak penilaian terhadap Puskesmas Mungkid sehingga mendapatkan predikat yang diinginkan dan diidamkan oleh Puskesmas Mungkid. Penunjukan Lansia Dusun Kadipiro sebagai obyek survey adalah penetapan dari Puskesmas Mungkid yang telah mengklasifikasikan Posyandu Lansia Dusun Kadipiro sebagai Posyandu unggulan dan percontohan.

ALHAMDULILLAH

Mungkin itu ungkapan yang paling tepat diucapkan mengawali tulisan ini. Setelah sekian lama pembicaraan dan diskusi kami dengan Bapak Gatot Sugiharto, Sekretaris  Komisi Lansia Kabupaten Magelang tentang perlunya Lansia Kadipiro untuk tampil di dunia maya.

Kami Lansia sehat, sejahtera, mandiri, iman dan taqwa

Tanggal 1 Pebruari 2017 dipilih untuk mengawali semuanya setelah sekian lama menimbang-nimbang ya atau tidak kami berani muncul di dunia maya, dan akhirnya setelah “ya” yang kami pilih, maka bentuk blog yang kami terpilih untuk tampil dengan pertimbangan segi kepraktisan dan kemudahan dalam pengelolaannya.

Tentunya  tidak mungkin kami  sendirian menampilkan sajian-sajian yang berguna baik bagi lansia itu sendiri, maupun rekan-rekan pembina lansia yang lain dalam bentuk saling tukar pengalaman dalam bersama-sama “ngopeni” para lansia agar mereka tetap sehat, panjang umur dan mandiri. Oleh karenanya kami menghimbau kepada siapapun yang menyimak tulisan ini untuk ikut berpartisipasi menyumbangkan tulisan/artikel yang akan sangat berguna dalam bentuk apapun, kecuali hal-hal yang bersinggungan dengan masalah SARA.

Semua tulisan/artikel yang masuk yang berkaitan dengan lansia, akan sangat kami hargakan, dengan catatan bahwa Admin berhak melakukan editing tanpa mengubah inti sari isinya, semata-mata demi menjaga keserasian tampilan dan keterbatasan ruang yang tersedia.

Akhirnya, kiranya hanya terima kasih yang dapat kami sampaikan kepada semua pihak yang telah mendorong pemunculan kami di dunia, dan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrakhim kami mulai menapak dunia baru, yaitu dunia maya agar kegiatan Paguyuban Lansia Ngesti Laras Dusun Kadipiro dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas khususnya yang sering berselancar di dunia maya. Semoga !!!